Rumah tersebut berdiri di atas lahan seluas 83 meter persegi, dengan luas bangunan mencapai 62 meter persegi. Bangunan satu lantai ini telah dilengkapi fasilitas dasar berupa listrik dan sumur.
Dari sisi legalitas, properti memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM). Bangunan menggunakan rangka utama beton bertulang dengan dinding batako yang diplester. Lantai menggunakan keramik, sedangkan bagian atap memakai genteng tanah.
Dengan luas tanah dan bangunan yang relatif kompak, rumah ini dapat dimanfaatkan sebagai tempat tinggal maupun direnovasi sesuai kebutuhan pemilik.
Harga menjadi salah satu daya tarik utama properti ini. Dengan banderol Rp150 juta, rumah tersebut menawarkan hunian permanen yang telah memiliki fasilitas listrik dan sumber air dari sumur.
Ukuran tanah sekitar 9 x 9 meter juga memberikan bentuk lahan yang cukup sederhana untuk ditata. Rumah dapat menjadi alternatif bagi pencari hunian pertama, sementara lokasinya yang masih berada di wilayah Kabupaten Rembang memberikan akses menuju sejumlah fasilitas kota.
Harga: Rp150 juta
Status: Rumah lelang
Legalitas: Sertifikat Hak Milik (SHM)
Luas tanah: 83 m²
Luas bangunan: 62 m²
Lebar tanah: ±9 meter
Panjang tanah: ±9 meter
Jumlah lantai: 1
Rangka utama: Beton bertulang
Dinding: Batako plester
Lantai: Keramik
Atap: Genteng tanah
Fasilitas: Listrik dan sumur
Lokasi rumah berada di Desa Sumberjo dengan akses menuju sejumlah fasilitas pemerintahan, kesehatan, perdagangan, hingga kawasan wisata Rembang.
Estimasi jarak dari lokasi antara lain:
±2 km ke Kantor Desa Sumberjo.
±5 km ke pusat Kecamatan Rembang.
±6 km ke RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.
±6 km ke Alun-Alun Rembang.
±7 km ke Pasar Rembang.
±8 km ke Pantai Kartini Rembang.
±9 km ke Terminal Rembang.
±10 km ke jalur Pantura Semarang–Surabaya.