Rumah berdiri di atas tanah yang jauh lebih luas dibandingkan bangunannya. Luas bangunan tercatat sekitar 75 m², sehingga masih tersedia area yang cukup besar untuk halaman, kebun, perluasan rumah, maupun pembangunan bangunan tambahan.
Lahan memiliki lebar sekitar 18 meter dan panjang kurang lebih 24 meter. Dengan ukuran tersebut, pemilik memiliki ruang yang relatif fleksibel untuk melakukan renovasi atau mengembangkan properti sesuai kebutuhan.
Bangunan merupakan rumah satu lantai dengan rangka utama beton bertulang. Dinding menggunakan bata merah yang diplester, sementara lantai menggunakan keramik lokal. Bagian atap memakai genteng kodok.
Rumah juga telah dilengkapi fasilitas dasar berupa listrik dan sumur, sehingga dapat mendukung kebutuhan sehari-hari.
Keunggulan utama properti ini berada pada luas lahannya yang mencapai 431 m². Sementara bangunan hanya sekitar 75 m², masih terdapat area yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.
Lahan tersebut dapat dikembangkan menjadi rumah yang lebih besar, area kebun, ruang usaha rumahan, maupun bangunan tambahan. Lokasinya juga berada di lingkungan perkampungan dengan akses kendaraan yang relatif mudah menuju jalan utama Kecamatan Wonotunggal.
Harga: Rp345 juta
Status: Rumah lelang
Legalitas: SHM
Luas tanah: 431 m²
Luas bangunan: 75 m²
Lebar tanah: ±18 meter
Panjang tanah: ±24 meter
Jumlah lantai: 1
Rangka utama: Beton bertulang
Dinding: Bata merah diplester
Lantai: Keramik lokal
Atap: Genteng kodok
Fasilitas: Listrik dan sumur
Lokasi rumah berada di Desa Wates, Kecamatan Wonotunggal. Dari properti, sejumlah fasilitas dan kawasan di sekitarnya dapat dijangkau dengan estimasi jarak sebagai berikut:
±2 km ke pusat Desa Wates.
±5 km ke pusat Kecamatan Wonotunggal.
±8 km ke Kecamatan Bandar.
±12 km ke Alun-Alun Batang dan pusat pemerintahan Kabupaten Batang.
±19 km ke Kota Pekalongan.
±97 km ke Kota Semarang.